Anggota DPRD Ultimatum ULP Pemkab Lebak, Berikut Isinya

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Lebak ini Ultimatum ULP Pemkab Lebak
Gedung DPRD Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Lebak, Abdul Rohman Ultimatum Unit Layanan Pengadaain (ULP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk berkerja sesuai tugas dan fungsi (Tufoksi) dan profesional.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menegaskan, akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja ULP Kabupaten Lebak. Hal itu dilakukan agar proses lelang barang dan jasa di Kabupaten Lebak berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

Bacaan Lainnya

“Saya menegaskan, agar ULP Kabupaten Lebak bisa bekerja secara profesional. Saya akan terus mengawasi kinerja ULP agar proses lelang barang dan jasa, baik lelang secara LPSE (Lelang Pengadaan Secara Elektonik_red) atauPenunjukan Langsung bisa berjalan dengan baik, tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan,” kata Abdul Rohim kepada radar24news.com, Jumat (1/1/2021).

Baca juga: PNS Pemkab Lebak Wajib Share Location Saat Libur Tahun Baru

Dalam menjalankan proses lelang barang dan jasa, menurut Abdul Rohim, ULP Kabupaten Lebak tidak boleg diintervensi oleh siappun, baik asosaisi atau personal. ULP Kabupaten Lebak harus bekerja sesaui dengan peraturan yang sudah ditentukan.

“Saya kembali mengingatkan, ULP tak boleh diintervensi oleh personal atau asosiasi. Jika itu bisa terwujud, saya yakin program pembangunan di Kabupaten Lebak bisa berjalan dengan baik. Dan sebaliknya, jika ULP bisa diintervensi. Program pembangunan tidak akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Baca juga: Pemerintah Dinilai Tutup Mata Atas Maraknya Tambang Ilegal di Lebak

Terpisah, Kepaka Sub Bagian (Kasubag) Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa pada ULP Kabupaten Lebak, Irvan Pramerta berkomitmen, untuk bekerja profesional dan bekerja sesuai aturan yang ada.

“Sat ini, proses lelang barang dan jasa di Kabupaten Lebak dilakukan terbuka karena menggunakan sistem (by sistem_red). Artinya, public semua bisa melihat. Apalagi kami juga terus melakukan evaluasi, agar pelaksanaan lelang barang dan jasa bisa berjelan dengan lebik baik lagi,” singkatnya. (aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *