Anggaran Covid-19 di Lebak Tak Tersalurkan Capai Rp 7,2 Miliar

  • Whatsapp
Anggaran Covid-19 di Lebak Tak Tersalurkan Capai Rp 7,2 Miliar
Ilustrasi: Dana Covid-19

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menganggarkan sebesar Rp 95,3 miliar lebih untuk bantuan lansung tunai (BLT) melalui program jaring pengaman sosial (JPS) pada tahun anggaran 2020 lalu. Namun yang terserap mencapai Rp 91,0 Miliar lebih. Artinya sebesar Rp 7,2 miliar lebih belum terserap atau tidak tersalurkan.

Kepala Bidang Kepala Bidang (Kabid) Perlindugan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinsos Kabupaten Lebak, Endin Toharudin meluruskan data penerima manfaat BLT Covid-19 bersumber dari APBD Kabupaten Lebak.

Bacaan Lainnya

Menurut Endin, tahap satu, dua dan tiga total penerima BLT Covid-19 bersumber dari APBD Lebak sebanyak 32.700 kepala keluarga (KK). Kemudian tahap empat dan lima turun menjadi 27.231 KK, selanjutnya tahap enam dan tujuh turun lagi menjadi enam dan tujuh menjadi 26.156 KK.

“Jadi data yang dikirim itu Bulan Desember 2020 dari APBD Lebak sebanyak 26.156 KK, karena ada yang tercover oleh APBN. Tapi penyaluran BLT tahap pertama, kedua dan ketiga itu betul sebanyak 32.700 KK,” kata Endin saat memberikan hak jawab kepada radar24news.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: 2 Pejabat Dishub Kabupaten Lebak Klaim Tak Tahu Soal PAD KIR

Namun demikian, berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lebak dituliskan bahwa data penerima BLT Covid-19 bersumber APBD Kabupaten Lebak baik tahap 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 sebanyak 32.700 KK. (aji/ron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.