Ampera Tuntut Pengusutan Mafia Restribusi di Faskes Kota Tangerang

  • Whatsapp
Ampera Tuntut Pengusutan Mafia Restribusi di Faskes Kota Tangerang
Ampera melakukan aksi di pintu masuk sebelah barat kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (22/7/2021).

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Sejumlah mahasiswa, pemuda dan rakyat miskin Kota Tangerang yang tergabung dalam Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) melakukan aksi di pintu masuk sebelah barat kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (22/7/2021). Dalam aksinya, mereka mengeluarkan tiga tuntutan rakyat atau Tritura. Pertama berantas mafia restribus. Kedua, lemahnya fasilitas kesehatan dan ketiga Referesifitas Pedagang Kaki Lima atau PKL.

Pantuan wartawan, puluhan massa mencoba masuk kedalam kawasan Puspemkot Tangerang. Namun dihadang oleh sejumlah aparat gabungan Polri dan Satpol PP Kota Tangerang. Sempat terjadi perebatan antara massa dan aparat gabungan. Namun puluhan massa memilih untuk mengalah dan menyampaikan orasi dilokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak mau bergesakan dengan petugas, kami datang kesini untuk menyapaikan aspirasi dengan damai. Kami disini menunggu Walikota Tangerang,” kata Iqbal, Koordinator aksi.

Baca juga: Pabrik Tener di Bayur Tangerang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Terkait mafia restribusi di Faskes Kota Tangerang, menurut Iqbal, Pemerintah Kota Tangerang memiliki APBD dalam menangani pandemi Covid-19. Bahkan adanya alat Pelindung Diri (APD) dalam menangani kasus Covid-19 dirumah sakit itu sudah disediakan oleh Pemerintah Pusat dan belum lagi adanya APBD dalam menangani hal-hal seperti itu.

“Tetapi dilapangan yang terjadi adanya pemungutan liar dirumah sakit dengan alasan untuk pembilan APD, hal tersebut sungguh sangat melenceng dengan peraturan yang berlaku, serta sangat merugikan masyarakat,” kata Ibal berdasarkan keterangan resminya.

Hingga berita ini ditayangkan, Walikota Tangerang, Arief R Wisamnsayah belum memberikan keterangan terkait tuntutan Ampera tersebut. Pesan singkat dan telepon radar24news.com belum direspon. (mg-agis/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.