Alhamdulilah, di Kabupaten Lebak Salat Tarawih Boleh di Masjid

  • Whatsapp
Alhamdulilah, di Kabupaten Lebak Salat Tarawih Boleh di Masjid
Ilustrasi: Salat Tarawih berjamaah.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Pekan depan, umat Islam menyambut datangan bulan suci Ramadan. Tahun Lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melarang pelaksanaan salat tarawih di Masjid. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid019, lalu bagimana dengan tahun ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Lebak. Hasilnya, tahun ini salat tarwih berjamaah sudah boleh di Masjid. Namun dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) dan juga membatasi jumlah jamaah, yakni 50 persen dari kapasitas masjid.

Bacaan Lainnya

“Sudah diputuskan, masyarakat boleh salat tarawih berjamaah di Masjid dan Musola. Tapi ada pembatasan Jemaah hingga 50 persen dan Jemaah harus menerapkan Prokes,” katanya kepada radar24news.com, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Sindikat Pengedar Narkoba Lebak Dibongkar, Polisi Amankan 1,152 Kilo Sabu

Kabar baik ini, lanjut KH Pupu, akan segera disampaikan kepada pengurus MUI tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lebak. Setelah itu, Pengurus MUI Kecamatan juga harus menyampikan ke pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan juga umat muslim.

“MUI juga akan mengimbau, DKM dan masjid agar menerapkan prokes ketat saat salat tarih berjamaah di Masjid atau Musola,” ujarnya.

WakilKetua II MUI Lebak KH Wawan Gunawan mengambahkan, meskipun salat tarawih sudah diperbolehkan di masjid atau musola, masyarakat diminta untuk disiplin menerapkan Prokes. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ibadah salat tarawih yang sebentar lagi akan dilaksanakan seluruh umat muslim di Lebak, tentu harus mengutamakan prokes,” pungkasnya. (angga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.