791 Pelajar divaksinasi Covid-19 di SMPN 1 Pasar Kemis Tangerang

  • Whatsapp
791 Pelajar divaksinasi Covid-19 di SMPN 1 Pasar Kemis Tangerang
791 Pelajar divaksinasi Covid-19 di SMPN 1 Pasar Kemis Tangerang, Kamis (22/7/2021). (ade maulana/radar24news)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Sebanyak, 791 pelajar divaksinasi Covid-19 di SMPN 1 Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Vaksinasi terhadap pelajar tesebut sudah dilakukan Pemkab Tangerang pada 19 Juli 2021 lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid mengatakan, hari ini ada total 1.557 pelajar tingkat SMP yang sudah menerima vaksin Covid019. Dengan rincian, sebanyak 791 pelajar SMPN 1 Pasar Kemis, sebabanyak 100 pelajar SMPN 2 Pasar Kemis, sebanyak 126 pelajar SMPN 3 Pasar Kemis.

Bacaan Lainnya

Kemudian, sebanyak 82 pelajat SMPN 5 Pasar Kemis, sebanyak 101 pelajar SMPN 7 Pasar Kemis dan sebanyak 357 pelajar SMPN 7 Pasar Kemis.

“Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan upaya kita dalam menangani pandemi Covid-19,” kata pria yang akrab dipanggil Rudi Maesal, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Pengendara Disiplin Prokes Diberi Reward Beras dari Polresta Tangerang

Meskipun sudah menerima vaksin, Rudi berharap, kepada seluruh siswa atau pelajat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan atau Prokes. Seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan menjauhi kerumunan.

“Prokes harus tetap dijalankan, meskipun sudah menerima vaksin. Itu upaya agar tidak terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Rudi menamabhakna, selain melakukan vaksinasi untuk para pelajar, Pemkab Tangerang juga terus melakukan vaksinasi bagi kelompok usia lanjut (Lansia). Tempat pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia itu dilakukan di puskesmas setempat.

“Hari ini, selain melakukan vaksinasi kepada para pelajar. Kita juga terus melakukan vaksinasi kepaa Lansia,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pasar Kemis M Farel Hidayat mengucapkan, terimkasih kepada Pemkab Tangerang yang sudah mevaksin pelajar di SMPN 1 Pasar Kemis. Farel berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera dilakukan.

“Saya banyak menerima keluhan dari siswa yang merasa bosan dengan KBM online, semoga setelah banyak yang divaksin pandemi Covid-19 segera berakhir,” harapnya. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.