4 Cara Efektif dan Sederahana Agar Berhenti Bullying

  • Whatsapp
4 Cara Efektif dan Sederahana Agar Berhenti Bullying
Ilustrasi: StopBullying

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Bullying tidak hanya terjadi di sekolah, tapi juga di lingkungan kerja. Menurut survei yang dilakukan Zogby international, setidaknya 37 persen pekerja atau sekitar 54 juta orang di AS pernah menjadi korban bully di kantornya.

Masalah terbesar untuk menghadapi bully di kantor adalah perusahaan kesulitan menunjukkan kasus bullying tersebut, kecuali si korban bisa benar-benar memberikan buktinya.

Bacaan Lainnya

Namun, jika Anda merasa menjadi korban bullying, berikut ini adalah empat cara efektif dan sederhana untuk menghentikannya, dilansir berbagai sumber, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Sinopsis Film The Heat, 2 Polisi Berbeda Kepribadian Terpaksa Kerjasama

1. Menjadi ramah duluan

Bullying bisa terjadi dalam berbagai bentuk, salah satunya ketika Anda merasa tidak dianggap atau disisihkan. Misalnya, Anda dibiarkan sendiri sementara sekelompok rekan kerja lain pergi makan siang bersama.

Jika ini terjadi, Anda harus melihat siapa ketua dari kelompok itu. Cobalah bersikap ramah duluan dengannya dan menjadi pihak yang mengajaknya makan siang bersama. Lihat bagaimana sikapnya saat Anda mencoba ramah duluan, apabila tidak ada perubahan maka Anda bisa mencoba mendekati teman-teman dari kelompoknya.

Anda pasti akan bisa menemukan pihak yang sebenarnya tidak ingin menyisihkan Anda. Bertemanlah dengannya dan tunjukkan bahwa Anda juga bisa berteman dengan orang lain dan membentuk sekutu.

2. Dokumentasikan

Kejadian bullying lainnya yang mungkin sedikit keras adalah ketika Anda dimarahi terang-terangan oleh rekan kerja senior atau bos.

Jika ini terjadi, maka dokumentasikan setiap kejadian. Bisa berupa email, SMS, atau lainnya. Anda juga bisa menuliskan tanggal kejadian, lokasi, apakah ada saksi, dan masalah apa yang membuat Anda dimarahi dengan kasar. Apabila kejadian itu terus berlanjut, maka Anda bisa melaporkannya ke pihak SDM.

3. Abaikan

Dalam kasus tertentu, cara efektif untuk menghentikan bullying adalah dengan mengabaikannya. Misalnya dalam kasus Anda sering jadi bahan tertawaan rekan-rekan kerja di kantor. Anda mungkin merasa sakit hati dan malu akibatnya.

Jangan tunjukkan Anda marah, karena ini hanya akan memuaskan si tukang bully. Anda bisa cuek saja mengabaikannya atau ikut tertawa. Hindari membalasnya dengan lelucon yang lebih parah, karena nantinya malah akan jadi bumerang untuk Anda.

4. Minta pendapat

Anda sering merasa mendapat kritikan yang tidak adil di kantor. Hal itu bisa menyebabkan motivasi menurun, bahkan mengarah ke stres dan masalah kesehatan lainnya.

Satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan meminta pendapat saat Anda menerima kritikan tak adil. Minta si tukang kritik untuk menjabarkan apa saja yang perlu Anda lakukan untuk lebih baik.

Tak ada salahnya juga Anda minta pendapat rekan kerja senior mengenai hal ini. Jika Anda merasa tidak melakukan kesalahan, maka tegarkan diri Anda dan sampaikan argumentasi yang mendukung. Tunjukkan pada si tukang kritik bahwa pendapatnya itu tak sepenuhnya benar, semoga bermanfaat. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.