3 Mobil Tanki Disiagakan untuk Antisipasi Kekeringan di Lebak

  • Whatsapp
Mobil tanki air terparkir di kantor BPBD Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK,RADAR24NEWS.COM-Memasuki musim kemarau, kekeringan seperti agenda tahunan di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Tahun ini sendiri, berdasarkan prakiraan seluruh Kecamatan di Kabupaten Lebak sudah memasuki musim kemarau.

Oleh karena itu, Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuten Lebak pun sudah menyiapkan tiga mobil tangka untuk mengantisipasi kekeringan.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi menyatakan, meski sampai sekarang belum menerima laporan masyarakat yang mengalami krisis air bersih, namun pihaknya sudah menyiapkan tiga tanki mobil yang berkapasitas 6.000 liter pertangki untuk mengantisipasi kekeringan.

“Sebanyak tiga mobil tangka sudah dipersiapkan untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat Kabupaten Lebak yang mengalami krisis air bersih, tapi hingga sekarang kami belum menerima laporan ada masyarakat yang krisis air bersih,” kata Kaprawi kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Setiap musim kemarau, lanjut Kaprawi, ada sejumlah Kecamatan di Kabupaten lebak yang mengalami krisis air berisih. Diantaranya, Kecamatan Cipanas, Cibadak, Warunggung, Banjasari, Wanasalam, Cirinten, Bojongmanik, Sajira, Cimarga dan Muncang.

“Krisis air bersih di Kecamatan itu karena belum tersambung dengan jaringan PDAM dan tidak memiliki pompa air,” tuturnya.

Kaprawi menjelaskan, proses pengajuan bantuan air bersih itu dengan cara, masyarakat mengirimkan permohonan kepada Kepala Desa, Camat dan diteruskan ke Bupati Lebak. Selanjutnya, Bupati Lebak memerrintahkan BPBD untuk mengirim air bersih tersebut.

“Jadi, saya berharap warga mengajukan pemohonan bantuan air bersih ke Bupati Lebak dan diketahui aparat desa dan kecamatan,” jelasnya.

Kaprawi memprikrakan, musim kemaru di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak akan berlangsung hingga November mendatang. Untuk itu pihaknya melakukan antisipasi kekeringan tersebut.

“Saya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada musim kemarau agar tidak meninbulkan korban jiwa,” pungkasnya. (yuda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *