25 Persen Pedagang di Kota Tangerang Bangkrut Dampak PPKM Darurat

  • Whatsapp
25 Persen Pedagang di Kota Tangerang Bangkrut Dampak PPKM Darurat
Kondisi Pasar Lama, Kota Tangerang sepi pada sore hari, Rabu (21/7/2021). (imron/radar24news)

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Lebih dari 25 persen, Pedagang Kaki Lima atau PKL di Kota Tangerang gulung tikar alias bangkrut dampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Hal tersebut diketahui berdasarkan data Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Tangerang.

Wakil Ketua APKLI Kota Tangerang Abu Salam mengatakan, tidak adanya sosialisasi yang jelas terkait aturan berjualan untuk pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama.

Bacaan Lainnya

“Nggak pernah ada sosialisasi. Kalau memang ingin buat kebijakan terus nggak mau dikaji, ya harusnya buka ruang publik biar dapet solusinya. Jangan tiba-tiba ngasih kebijakan tanpa sosialisasi, eh tau-tau main tutup lapak,” kata pria yang akrab dipanggil Abuy ini kepada radar24news.com di Gedung Olah Raga (GOR) KNPI Kota Tangerang, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Geger Seorang Pria Terjun Dari Jembatan Cisadane Tangerang

Menurut Abuy, sejak di berlakukannya aturan PPKM darurat ada 25 persen PKL yang terpaksa harus menutup usahanya karena kehabisan modal untuk berjualan.

“Ada 25 persen yang terpaksa berhenti jualan karena habis modal. Tapi herannya penutupan total pasar lama ini kaya cuma dijadikan tolak ukur pemerintah soal keberhasilan pemerintah menjalankan PPKM darurat,” ujarnya.

“Ibaratnya pedagang pasar lama yang dari awap paling tertib menjalankan prokes tapi kok sampai harus tutup total. Padahal yang PKL lain diluar itu (pasar lama) nggak ada tuh. Ya, saya sih pengen nanya itu sebenernya aturan PPKM itu benernya kaya gimana, gitu,” tambahnya.

Selanjutnya, Abuy mengatakan penerapan sidang tindak pidana ringan (tipiring) sejauh ini dinilai sangat merugikan para pedagang.

“Ga ada, itu banyak yang kena itu. Saya udah pusing, itu mereka membuat aturan semau-maunya mereka,” tukasnya. (mg-agis/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.