2 Karyawan PT PEMI Balaraja Berstatus PDP Covid-19 Meninggal, 5 Reaktif

  • Whatsapp
Aktivitas di PT PEMI Balaraja, Kabupaten Tangerang masih berjalan normal, Senin (27/4/2020). (foto istimewa)

KABUPATEN TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Dua Pasien Dengan Pengawasan (PDP) virus corona atau covid-19, yang merupakan karyawan PT Eds Manufacturing Indonesia (PEMI) yang berlokasi di Kawasan Industri Balaraja, Kabupaten Tangerang meninggal dunia di rumah sakit berbeda. Kedua karyawan tersebut berinisial HE dan SU.

Sementara 5 karyawan PT PEMI Lainya dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes dan masih menunggu hasil swab.

Anggota Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi membenar bahwa 2 PDP karyawan PT PEMI tersebut meninggal dunia. Keduanya dinyatakan PDP karena berdasarkan rapid tes hasilnya reaktif. Namun saat menjalani perawatan di rumah sakit, 2 karyawan itu meninggal dunia.

“Betul, 2 karyawan PT PEMI itu PDP, tapi belum bisa dinyatakan positif covid-19 karena hasil swab belum keluar,” kata Hendra saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/4/2020).

Baca juga: Tren Kasus Corona di Kabupaten Tangerang Diprediksi Masih Meningkat

Setelah mengetahui ada 2 karyawan PT PEMI meninggal karena PDP, Dinkes Kabupaten Tangerang langsung melakukan penulusuran kontak atau contak tracking dengan melakukan rapid test kepada 75 karyawan PT PEMI. Hasilnya, dari 75 karyawan tersebut 5 karyawan dinyatakan reaktif.

“Sebanyak 75 karyawan itu yang kontak langsung dengan kedua PDP yang meninggal itu, makanya kita langsung rapid test. Hasilnya memang 5 karyawan reaktif sekarang menunggu hasil swab,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sudah tahu kabar terkait yang terjadi di PT PEMI tersebut.

“Hari ini, Pemkab Tangerang akan menyampaikan surat secara resmi agar PT PEMI ditutup selama 14 hari kedepan,” singkatnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *