18 Hari Ditahan, Tersangka Pencoretan Musola di Pakem Jarang Mandi

  • Whatsapp
Satrio Katon Nugroho (18), tersangka pencoretan Musola Darussalam, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (Foto dokumen radar24news.com)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Satrio Katon Nugroho (18), tersangka pencoretan atau vandalisme di Musola Darussalam, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang jarang mandi sejak 18 hari ditahan di Polresta Tangerang. Hal tersebut disampaikan oleh bapaknya, berinisial K.

Menurutnya, tiga hari lalu dirinya bersama istri menjenguk Satrio Katon Nugroho di tahanan polsek Cikupa, Polresta Tangerang. Saat itu mendapat laporan bahwa putranya tersebut jarang mandi, namun urusan makan tetap rutin.

Bacaan Lainnya

“Saat saya menjenguk, dapat laporan dari pak polisi bahwa Satrio jarang mandi, saat saya nanya ke Satrio, jawabannya ngelantur. Tapi kalau makan, tidak ada masalah,” kata K kepada radar24news.com melalui telepon, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: Motif Penembakan di Klub Malam Viper Misterius, Keluarga Korban Pindah Rumah

Setelah akan berpamitan pulang, dirinya memberikan nasehat kepada anaknya untuk sabar dan mengikuti proses hukum yang dijalaninya.

“Saya tidak lama mejenguknya, saya menasehatin agar Satrio sabar menghadapi masalah itu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang AKP Ivan Adhitira mengatakan, berkas tersangka vandalisme tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang untuk diteliti.

“Kita sudah kirimkan berkas kasus itu. Saat ini sedang diteliti oleh jaksa,” singkatnya.

Diketahui, Satrio Katon Nugroho (18), tersangka pencoretan atau vandalisme dijerat dengan pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Satrio diduga melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan permusuhan atau penodaan terhadap agama sehingga menimbulkan kebencian terhadap beberapa golongan. (siti nurhasanah/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *